Sabtu, 25 Februari 2017

kerukunan umat beragama



Agama menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya. Kata agama berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti tradisi.

Manusia juga sebagai makhluk beragama, yaitu makhluk yang mempunyai tingkat kepercayaan terhadap sesuatu yang diyakini dengan sepenuh hati dan diwujudkan dalam setiap kegiatan hidupnya. Dengan agama yang dianutnya, maka manusia dapat melakukan berbagai kegiatan hidup.

Sebagai makhluk beragama, manusia menyadari bahwa hidup dan kehidupan diciptakan Tuhan agar kita saling berinteraksi dengan makhluk lainnya. Hal ini merupakan wujud untuk menjaga kelestarian hidup dan kehidupan. Interksi antar makhluk ini merupakan bukti bahwa kita bukanlah makhuk individual.

Pengertian Kerukunan Antar Umat Beragama. Indonesia adalah salah satu negara yang menerapkan masyarakatnya untuk hidup rukun. Sebab kerukunan merupakan salah satu pilar penting dalam memelihara persatuan rakyat dan bangsa Indonesia. Tanpa terwujudnya kerukunan diantara berbagai suku, Agama, Ras dan antar Golongan bangsa Indonesia akan mudah terancam oleh perpecahan dengan segala akibatnya yang tidak diinginkan.
Kerukunan dapat diartikan sebagai kondisi hidup dan kehidupan yang mencerminkan suasana damai, tertib, tentram, sejahtera, hormat menghormati, harga menghargai, tenggang rasa, gotong royong sesuai dengan ajaran agama dan kepribadian pancasila.

Agama secara umum merupakan suatu kepercayaan atau keyakinan yang dianut oleh masyarakat menjadi norma dan nilai yang diyakini dan dipercaya. Agama diakui sebagai seperangkat aturan yang mengatur keberadaan manusia di dunia.
 Akademi Kebidanan Ummi Khasanah Yogyakarta. AKBIDUK Jogja. Pendaftaran PMB Akbid. AKBID Kebidanan. Mau jadi Bidan Profesional dan handal kunjungi : www.akbiduk.ac.idAkbid di Jogja Akbid Ummi Khasanah Yogyakarta.

Pengaturan suhu pada bayi

bayi kehilangan panas dengan empat cara, yaitu:
  1. konduksi, yaitu melalui benda-benda padat yang berkontak dengan kulit bayi
  2. konveksi, yaitu pendinginan melalui aliran udara di sekitar bayi
  3. evaporasi, yaitu kehilangan panas melalui penguapan air pada kulit bayi yang basah
  4. radiasi, yaitu melalui benda padat dekat bayi yang tidak berkontak secara langsung dengan kulit bayi 

Akademi Kebidanan Ummi Khasanah Yogyakarta. AKBIDUK Jogja. Pendaftaran PMB Akbid. AKBID Kebidanan. Mau jadi Bidan Profesional dan handal kunjungi : www.akbiduk.ac.idAkbid di Jogja Akbid Ummi Khasanah Yogyakarta.

Alasan masuk kebidanan

alasanku masuk kebidanan yaitu karena orang tua, orang tua sangat menginginkan anaknya masuk ke dunia kesehatan, menurutnya jika anaknya masuk dalam dunia kesehatan nanti kelak jika mereka tua maka anaknya yang akan mengurus dengan telaten. selain itu juga harapan mereka memasukkan anaknya dalam dunia kesehatan khususnya di KEBIDANAN yaitu agar anaknya sukses. Awalnya sangat terpaksa mwmasuki dunia kebidanan ini, tapi dengan berjalannya waktu inshaallah saya bisa menjalaninya dengan ikhlas dan penuh dengan tanggung jawab demi kebahagiaan orangtua.



Akademi Kebidanan Ummi Khasanah Yogyakarta. AKBIDUK Jogja. Pendaftaran PMB Akbid. AKBID Kebidanan. Mau jadi Bidan Profesional dan handal kunjungi : www.akbiduk.ac.idAkbid di Jogja Akbid Ummi Khasanah Yogyakarta.

KONSELING VERBAL DAN NON VERBAL



KONSELING VERBAL DAN NONVERBAL
Bidan: Selamat siang ibu, ada yang bisa saya bantu bu? (tersenyum ramah)
Pasien: Bu saya takut (dengan ekspresi khawatir)
Bidan: apa yang ibu takutkan? (dengan wajah empati)
Pasien: saya takut jika nanti bayi saya sulit untuk keluar dan banyak gangguan lainnya ketika akan menjelang persalinan (raut muka sedih)
Bidan: oh jadi ibu mengkhawatirkan tentang persalinan ibu nanti? (dengan wajah empati)
Pasien: iya bu (mengangguk)
Bidan: ibu jangan khawatir, memang hampir semua ibu yang akan mengalami persalinan memiliki ketakutan yang seperti itu, tapi jangan khawatir karena disini juga bayi ibu aktif, sehat, jadi ibu berpositif thinking saja agar semuanya berjalan dengan lancar dan normal. (memegang bahu klien)
Pasien: gimana ya bu agar saya selalu berfikir positif thinking dan tidak cemas? (dengan wajah serius)
Bidan: jadi disini saya juga sebagai bidan akan memberikan asuhan kepada ibu untuk menghadapi persalinan agar tidak cemas. (mencoba menenangkan klien)
Pasien: tapi bu saya pusing dengan mertua saya yang selalu bilang yang tidak-tidak, dan itu membuat saya sertes (dengan wajah cemas)
Bidan: ya bu, memang seharusnya yang harus diberikan konseling itu bukan hanya ibu hamilnya saja, tetapi juga dengan suami, dan mertua/orang tua ibunya juga. Karena disini agar mereka tahu apa saja yang harus dilakukan kepada ibu yang sedang hamil dan mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh dimakan dan di lakukan oleh ibu yang sedang hamil. Karena mereka sangat berperan penting dalam kesejahteraan ibu yang saat ini sedang hamil. (dengan wajah serius dan meyakinkan)
Pasien: jadi sebaiknya ketika konseling lagi membawa mereka juga ya bu? (dengan raut wajah sedikit tenang)
Bidan: sebaiknya sih seperti itu bu, karena setelah melahirkan juga mereka sangat berperan penting dan berpengaruh terhadap kesejahteraan ibu, jika mereka masih berfikiran seperti orang tua jaman dulu itu repot bu, karena sangat bertentangan sekali dengan ilmu kesehatan sebenarnya, kebanyakan masih mempercayai mitos, seperti orang melahirkan harus meminum minyak dan ketika nifas tidak boleh keluar sebelum 40 hari dan sebagainya. (jelas bidan dengan wajah tersenyum)
Pasien: ya bu sangat banyak sekali larangan-larangan seperti itu yang membuat saya semakin takut untuk menghadapi persalinan dan yang lainnya. (dengan wajah sedikit cemas)
Bidan: mulai sekarang tenangkan sja hati dan fikiran ibu agar semuanya berjaland engan lancar ya bu (senyum)
Pasien: ya bu, terimakasih atas penjelasannya ya bu (tersenyum)
Bidan: sama-sama ibu, itu memang sudah menjadi tugas saya bu, saya juga senang membantu ibu. (senyum dan bersalaman dengan klien)

Nb:                       = Verbal
                             = Non Verbal

Akademi Kebidanan Ummi Khasanah Yogyakarta. AKBIDUK Jogja. Pendaftaran PMB Akbid. AKBID Kebidanan. Mau jadi Bidan Profesional dan handal kunjungi : www.akbiduk.ac.idAkbid di Jogja Akbid Ummi Khasanah Yogyakarta.

Soal DDST dan KPSP



A.      Soal DDST

1.       Vignette: Seorang anak di bawa ke poliklinik anak pada tanggal 21 februari 2017. Anak tersebut lahir pada 12 november 2016. Akan dilakukan DDST.
Pertanyaan: berapakah usia anak tersebut saat periksa?
Pilihan jawaban:       a. 2 bulan 9 hari
b. 3 bulan 12 hari
c. 3 bulan 9 hari
d. 4 bulan
e. 3 bulan
2.       Vignette: Seorang ibu datang ke klinik bidan untuk berkonsultasi tentang tumbuh kembang bayinya. Bayi tersebut sudah berumur 12 bulan.
Pertanyaan: berapakah tinggi badan bayi tersebut?
Pilihan jawaban:       a. 1xTB lahir
                                        b. 1,5xTB lahir
                                        c. 2xTB lahir
                                        d. 3,5xTB lahir
                                        e. 3xTB lahir
3.       Vignette: Pada bayi baru lahir, bidan meletakan bayi tersebut di handuk/alas yang dingin sampai bayi tersebut menangis, 1 jam kemudian bayi tersebut terlihat biru karena dingin.
Pertanyaan: bagaimana mekanisme kehilagan panas yang terjadi pada bayi tersebut?
Pilihan jawaban:       a. Konveksi
                                        b. radiasi
                                        c. evaporasi
                                        d. konduksi
                                        e. evakonduksi
B. Soal KPSP
4.       Vignette: Seorang ibu datang ke klinik bidan untuk melakukan pemeriksaan KPSP, ketika dalam menjawab pertanyaan bidan seputar perkembangan anaknya, ibu tersebut menjawab “ya” 9 kali dari 10 pertanyaan yang ditanyakan oleh bidan.
Pertanyaan: apakah hasil dari KPSP tersebut?
Pilihan jawaban:       a. perkembangan anak sesuai dengan tahap perkembangannya (M)
                                        b. perkembangan anak meragukan (S)
                                        c. kemungkinan ada penyimpangan (P)
                                        d. jawaban a & b benar
                                        e. perkembangan anak jelek
5.       Vignete: Pada proses pemeriksaan KPSP bidan memberikan pertanyaan pada si ibu bayi dengan pertanyaan “apakah bayi dapat mengeluarkan suara-suara lain (ngoceh) disamping menangis?”
Pertanyaan: pertanyaan KPSP tersebut untuk pertanyaan pada bayi berumur?
Pilihan jawaban:       a. 3 bulan
                                        b. 6 bulan
                                        c. 9 bulan
                                        d. 12 bukan
                                        e. 15 bulan

 Akademi Kebidanan Ummi Khasanah Yogyakarta. AKBIDUK Jogja. Pendaftaran PMB Akbid. AKBID Kebidanan. Mau jadi Bidan Profesional dan handal kunjungi : www.akbiduk.ac.idAkbid di Jogja Akbid Ummi Khasanah Yogyakarta.


Warna-warni Sayuran Tak Hanya Cantik Tapi Kaya Khasiat


Warna-warni Sayuran Tak Hanya Cantik Tapi Kaya Khasiat 
Sayuran terdiri dari aneka warna. Keragaman warna itu tak hanya menarik tetapi punya manfaat kesehatan yang berbeda.

Penggunaan sayuran dengan variasi warna tidak hanya mempercantik hidangan. Tapi sayuran ini juga memiliki manfaat kesehatan. Adanya perbedaan warna berarti makanan punya vitamin dan mineral yang ikut berbeda.

Menurut ahli gizi, tidak ada satu makanan pun yang bisa memberi asupan berbagai nutrisi penting bagi tubuh. Sehingga konsumsi sayuran aneka warna dapat membantu tubuh mendapatkan yang dibutuhkan. Berikut warna-warna sayuran dan kandungannya yang dilansir dari berbagi sumber.

1. Merah
Tomat dan paprika merah termasuk sayur warna merah. Sayuran ini mengandung antioksidan seperti vitamin A (beta karoten), vitamin C, mangan dan serat. Membuat sayuran ini baik bagi kesehatan jantung dan tubuh.

Tomat, misalnya, sarat akan lycopene yang bersifat melawan kanker. Kandungan vitamin C dan K juga bisa membantu jaga kesehatan tulang. Sementara paprika merah sarat akan vitamin C dan karotenoid yang dapat mencegah risiko penyakit jantung.

2. Oranye
Ada beberapa sayuran memiliki warna oranye. Seperti labu parang, ubi jalar dan wortel. Beberapa sayuran oranye mengandung vitamin A (beta karoten) yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan punya efek anti-karsinogenik.

Pada wortel, misalnya, kandungan vitamin A bisa meningkatkan kesehatan mata. Sayuran ini juga mengandung potassium, serat dan vitamin B yang bisa mendukung kesehatan tubuh secara umum.

3. Kuning
Dalam kategori sayuran kuning ada paprika kuning dan jagung. Konsumsi jagung secara teratur dan makanan lain yang mengandung beta-cryptoxanthin, misalnya, dapat mengurangi resiko terserang penyakit paru-paru sebesar 27 persen.

Sayuran kuning juga mengandung mangan, potassium, vitamin A, serat, dan magnesium. Terdapat pula flavanoid yang menghambat pertumbuhan sel tumor serta dapat mendetoks zat-zat berbahaya dalam tubuh

4. Hijau
Sayuran hijau mengandung vitamin dan mineral untuk kebutuhan harian. Misalnya bayam, buncis, brokoli dan asparagus.

Dalam sayuran hijau terdapat lutein dan zeaxanthin yang merupakan salah satu jenis karotenoid berasal dari alam. Karotenoid dapat membantu kesehatan mata dan menurunkan risiko penyakit jantung. Sayuran hijau juga kaya folat yang membantu dalam reproduksi sel dan mencegah cacat pada bayi.

5. Ungu
Sayuran ungu punya sarat dan nutrisi. Warna ungu mewakili anthocyanin, senyawa yang memproduksi warna ungu pada buah dan sayur. Manfaatnya untuk melindungi pembuluh darah dari kerusakan dan mencegah destruksi kolagen, sebuah protein yang diperlukan untuk kulit sehat dan bercahaya. Diantara sayuran ungu seperti kol ungu, terung, bit dan ubi ungu yang kaya vitamin A sekaligus flavonoid.

6. Putih
Meski tak menampakkan warna cerah, namun ada banyak makanan warna putih yang punya manfaat. Termasuk bawang putih, bawang bombay, dan daun bawang. Warna putih melambangkan allicin, senyawa mengandung sulfur yang melawan penyakit jantung, atherosclerosis, menurunkan kolesterol dan meningkatkan HDL.

Senyawa itu juga punya sifat antibakteri terhadap Candida albicans dan bakteri. Sayuran putih seperti kembang kol dan lobak juga mengandung vitamin C, vitamin K, folat dan serat.(odi/lus)

Akademi Kebidanan Ummi Khasanah Yogyakarta. AKBIDUK Jogja. Pendaftaran PMB Akbid. AKBID Kebidanan. Mau jadi Bidan Profesional dan handal kunjungi : www.akbiduk.ac.idAkbid di Jogja Akbid Ummi Khasanah Yogyakarta.

sumber: http://food.detik.com/read/2016/07/12/192005/3251924/900/warna-warni-sayuran-tak-hanya-cantik-tapi-kaya-khasiat

Terapkan Pola Makan Ini Agar ASI Lancar dan Tetap Sehat


Terapkan Pola Makan Ini Agar ASI Lancar dan Tetap Sehat
Air Susu Ibu (ASI) nutrisi terbaik untuk bayi. Tetapi tak jarang produksi ASI tidak lancar. Karenanya ibu perlu jalakan pola makan sehat.

Sulitnya memproduksi ASI bukan disebabkan dari bentuk ataupun struktur payudara yang kecil. Selain menghindari stres, ibu juga perlu mengasup beberapa jenis makanan sehat untuk mendukung kelancaran ASI.

Memperingati Pekan Menyusui Sedunia, inilah beberapa tips diet yang perlu dijalankan oleh ibu untuk membantub lancarkan produksi ASI.

1. Tambahkan asupan kalori
Saat tahap laktasi, Anda perlu menambahkan sekitar 500 Kkal. Tentunya untuk pemilihan makanan harus bergizi. Dengan mengandung protein hewani dan nabati, vitamin, zat besi dan kalsium yang dapat membantu lancarkan produksi ASI.

2. Tinggi protein
Beberapa jenis makanan dari biji-bijian, sereal, kacang-kacangan, buah kering, buah segar, sayuran, telur dan ayam sangat dianjurkan untuk ibu menyusui.

3. Hindari minuman berkarbonasi
Minuman kemasan dan alkohol tidak dianjurkan. Sebaiknya beralihlah ke minuman sehat yang bisa menghidrasi tubuh dengan baik yaitu air putih, jus buah segar, es kelapa serta air jeruk yang dapat membantu tingkatkan absorbsi Fe (zat besi) dalam tubuh.

4. Sayuran hijau
Sayuran hijau seperti daun katuk, bayam, brokoli dan selada mengandung antioksidan, vitamin dan juga serat. Karena memiliki kandungan kalori yang sedikit, banyak konsumsi sayuran hijau dapat membantu lancarkan ASI dengan tidak menambah lemak pada tubuh.

5. Buah-buahan
Tak hanya dapat menghidrasi tubuh, buah-buahan juga mengandung mengandung vitamin C. Ibu menyusui sebaiknya konsumsi lebih dari dua porsi buah atau jus setiap hari. Strawberry, jeruk, pisang dan apel sangat baik untuk ibu menyusui dan juga si kecil.

6. Lemak sehat
Lemak yang ada di dalam tubuh berfungsi untuk menyerap beberapa jenis vitamin seperti A,D,E dan K. Akan tetapi tidak semua jenis lemak bisa Anda pilih. Pilihlah lemak sehat seperti minyak zaitun dan alpukat. Lemak sehat ini bisa dikombinasikan dalam bentuk smoothies ataupun salad.(odi/lus)

Akademi Kebidanan Ummi Khasanah Yogyakarta. AKBIDUK Jogja. Pendaftaran PMB Akbid. AKBID Kebidanan. Mau jadi Bidan Profesional dan handal kunjungi : www.akbiduk.ac.idAkbid di Jogja Akbid Ummi Khasanah Yogyakarta.

sumber: http://food.detik.com/read/2016/08/07/115315/3270019/900/terapkan-pola-makan-ini-agar-asi-lancar-dan-tetap-sehat